Indeks

Dedikasi Tanpa Libur: Energi Sumpah Pemuda dari Insan PLN UPT Kupang untuk Masyarakat Kefamenanu

Editor: Joe Radha
Tim pemeliharaan PLN ULTG Kupang memeriksa parameter serta fungsi relay kelistrikan pada sisi Bay Trafo Tenaga untuk menjamin keandalan pasokan listrik bagi masyarakat secara berkelanjutan.

KEFAMENANU, nusalontar.com | Semangat mengabdi tanpa batas kembali ditunjukkan oleh insan PT PLN (Persero). Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang di bawah naungan PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang menuntaskan Pemeliharaan Dua Tahunan Gardu Induk (GI) 70 kV Kefamenanu pada Sabtu (17/10).

Meski dilaksanakan di hari libur akhir pekan, tugas rutin dan penting ini diselesaikan dengan penuh dedikasi demi memastikan kelancaran serta keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara dan sekitarnya.

Pekerjaan preventif berkala ini difokuskan pada pemeliharaan Bay Trafo Tenaga dan Kubikel 20 kV. Mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat, seluruh rangkaian pekerjaan diawali dengan safety briefing, pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD), pengujian peralatan, pembebasan tegangan, hingga pemasangan grounding lokal untuk menjamin keamanan para petugas di lapangan.

Manager UPT Kupang, Hikmah Prasetia, yang hadir memantau langsung proses pemeliharaan memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan pengorbanan timnya.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi seluruh tim yang tetap bekerja penuh tanggung jawab di hari Sabtu. Pemeliharaan ini bukan sekadar menyelesaikan daftar tugas, melainkan memastikan setiap komponen dalam kondisi prima untuk menopang penyaluran listrik masyarakat. Namun ingat, keselamatan personel tetap yang utama. Pekerjaan harus presisi, sesuai SOP, dan mengutamakan kualitas,” ujar Hikmah.

Dari sisi teknis, tim transmisi melakukan serangkaian pengujian krusial pada Bay Trafo Tenaga, mencakup tes tahanan isolasi, Polarization Index, faktor disipasi, rasio transformasi, hingga pengujian fungsi relay mekanik beserta peralatan pendukung seperti Pemutus Tenaga (PMT) dan Current Transformer (CT).

Sementara di sisi distribusi 20 kV, tim melaksanakan tindakan pembersihan busbar, pengujian relay, hingga pengujian interlock kubikel. Sistem proteksi dan Neutral Grounding Resistor (NGR) juga dipastikan berfungsi optimal. Setelah seluruh tahapan rampung, hasil pengujian parameter akhir serta analisis termovisi menunjukkan kondisi normal, menandakan peralatan siap beroperasi secara penuh.

Menanggapi keberhasilan ini, General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keikhlasan dan profesionalisme para petugas di lapangan adalah wujud nyata pelayanan prima serta pemaknaan nilai-nilai kebangsaan.

“Semangat juang Sumpah Pemuda kami hadirkan dalam bentuk kerja nyata. Pengorbanan waktu akhir pekan dari tim transmisi adalah bukti komitmen PLN untuk selalu hadir menjaga pasokan listrik di Nusa Tenggara Timur. Kami berharap listrik yang andal ini dapat terus menggerakkan roda perekonomian, mendukun aktivitas produktif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Eko.

Melalui pemeliharaan terencana ini, PLN UPT Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam merawat infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan. Bagi insan PLN, pengabdian tak mengenal kata libur—selama listrik masyarakat harus tetap menyala, dedikasi akan terus dihadirkan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Exit mobile version