MANGGARAI BARAT, nusalontar.com | Impian warga Dusun Cowang Langkas, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat untuk menikmati akses listrik mandiri kini kian dekat. PT PLN (Persero) resmi memulai tahapan awal pembangunan jaringan listrik perdesaan melalui sosialisasi tatap muka bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat pada Selasa (01/09).
Kegiatan ini bukan sekadar pemaparan teknis, melainkan ruang silaturahmi untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memastikan seluruh proses pembangunan berjalan inklusif, aman, dan berlandaskan gotong royong.
Manager PLN UP2K Flores, Reza Eka Putra, menyampaikan bahwa pemerataan akses energi merupakan misi kemanusiaan PLN agar tidak ada wilayah yang terisolasi dari manfaat pembangunan.
“Kami hadir di Dusun Cowang Langkas untuk membawa harapan baru. Sosialisasi ini menjadi langkah penting agar kita memiliki pemahaman dan semangat yang sama. Listrik yang akan menyala nanti bukan hanya menerangi rumah, tetapi juga mempermudah anak-anak belajar di malam hari dan menggerakkan potensi ekonomi desa,” kata Reza.
Ia menambahkan, sinergi dan keharmonisan antara tim PLN di lapangan dengan warga lokal menjadi kunci utama agar pekerjaan infrastruktur kelistrikan berjalan tanpa kendala.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistiyono, menegaskan bahwa penjangkauan kawasan pelosok di NTT adalah bukti nyata kehadiran negara melalui PLN.
“Energi adalah hak setiap warga negara. Kehadiran listrik di Cowang Langkas diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai peluang ekonomi baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dukungan dari pemerintah desa serta kesadaran bersama warga adalah energi utama kami dalam menuntaskan proyek ini,” tegas Eko.
Sambutan hangat penuh rasa kekeluargaan disampaikan oleh Kepala Desa Mbuit, Apolonaris Minde. Mewakili masyarakat Cowang Langkas, ia tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bahagianya atas perhatian yang diberikan oleh PLN.
“Atas nama seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih mendalam kepada PLN. Kehadiran listrik ini adalah kerinduan panjang masyarakat kami. Ini bukan cuma soal lampu yang menyala, tapi soal masa depan anak-anak kami dan kemudahan usaha warga desa,” ujar Apolonaris.
Apolonaris memastikan bahwa jajaran pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat siap memberikan pengawalan penuh dan bantuan yang dibutuhkan selama proses konstruksi berlangsung.
“Kami siap mendukung penuh, membantu pembebasan jalur jaringan jika diperlukan, dan menjaga keamanan proses pembangunan. Kami ingin membuktikan bahwa masyarakat Desa Mbuit adalah mitra terbaik PLN dalam mewujudkan desa yang terang dan maju,” pungkasnya penuh semangat.
Melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif, PLN terus membuktikan komitmennya untuk tidak sekadar membangun jaringan kabel dan tiang, tetapi juga merawat harapan dan membangun kesejahteraan masyarakat hingga ke ujung negeri.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
