Indeks

Pengaspalan Ruas Jalan Bondokodi–Waitabula Capai 22,35 Persen

Editor: Joe Radha

 

KUPANG, nusalontar.com | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma terus memperkuat pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta menunjang aktivitas ekonomi di daerah.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penanganan long segment ruas jalan Bondokodi–Waitabula di Kabupaten Sumba Barat Daya. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Pemerintah Provinsi NTT saat ini sedang melaksanakan pekerjaan pengaspalan pada paket penanganan ruas jalan tersebut.

Pekerjaan penanganan long segment Bondokodi–Waitabula memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.392.756.000 (Delapan Miliar Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) dan dilaksanakan oleh CV. Laksman, dengan pengawasan dari konsultan supervisi PT. Dwipa Mitra.

Baca Juga:
Kunjungi Alor, Wakil Gubernur NTT Dorong Kebangkitan Kenari Alor dan Pengembangan Komoditas Endemim untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Benyamin Nahak, menjelaskan bahwa progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai 22,35 persen. Pekerjaan tersebut direncanakan selesai sesuai jadwal kontrak pada Desember 2026.

“Progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai 22,35 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal kontrak pada Desember 2026,” jelas Benyamin Nahak.

Penanganan ruas jalan Bondokodi–Waitabula di Sumba Barat Daya merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas infrastruktur konektivitas daerah. Perbaikan jalan diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta akses terhadap berbagai layanan publik.

Gubernur Melki Laka Lena menempatkan peningkatan infrastruktur sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Infrastruktur jalan yang lebih baik menjadi faktor pendukung pergerakan masyarakat dan penguatan aktivitas sosial-ekonomi antarkawasan.

Melalui penanganan ruas jalan secara bertahap, Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong agar pembangunan infrastruktur dilaksanakan secara terarah, sesuai perencanaan dan ketentuan teknis, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Penanganan ruas Bondokodi–Waitabula juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov NTT untuk terus memperkuat konektivitas wilayah, termasuk di Pulau Sumba, sehingga aksesibilitas masyarakat dan aktivitas pembangunan dapat didukung oleh infrastruktur jalan yang semakin memadai. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Exit mobile version