JAKARTA – Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang cukup membanggakan pada awal tahun ini. Berdasarkan data terbaru, ekonomi nasional tumbuh impresif sebesar 5,61% secara tahunan (year-on-year) pada Kuartal I-2026. Namun, di balik angka pertumbuhan yang tinggi tersebut, sektor ketenagakerjaan justru menunjukkan sinyal yang kontradiktif.
Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) periode Februari 2026 pada Selasa (5/5/2026). Meskipun angka pengangguran secara umum menurun, kualitas pekerjaan yang tersedia menjadi catatan serius bagi pemerintah.
Sektor Informal Masih Mendominasi
BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia meningkat menjadi 147,67 juta orang, atau bertambah hampir 2 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun ke angka 4,68%.
Meski secara kuantitas meningkat, penyerapan tenaga kerja ini ternyata masih didominasi oleh sektor informal. Pekerjaan di sektor ini cenderung memiliki produktivitas rendah dan jaminan kesejahteraan yang kurang stabil. Jika tren ini terus berlanjut tanpa perbaikan kualitas, dikhawatirkan akan mempengaruhi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Tantangan Pengangguran di Usia Muda
Tantangan besar lainnya yang terlihat dari data BPS adalah tingginya angka pengangguran di kalangan generasi muda (usia 15-24 tahun). Berdasarkan laporan terbaru:
- Pengangguran Usia Muda: Masih bertengger di angka 16,36%.
- Lulusan SMK: Menyumbang angka pengangguran sebesar 7,74%.
- Lulusan Universitas: Tercatat sebesar 6,13%.
Tingginya angka pengangguran pada lulusan terdidik menunjukkan adanya mismatch atau ketidaksesuaian antara keahlian yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan industri saat ini.
Pemerintah kini dihadapkan pada tugas berat untuk tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan kualitas dan relevansi pasar tenaga kerja demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


