Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Listrik Hadir, Harapan Tumbuh: Sinergi Kementerian dan PLN Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa Oelbiteno

200
Editor: Joe Radha
WhatsApp Image 2026-07-27 at 20.44.27
Perwakilan kementerian, pemerintah daerah, PT PLN (Persero), dan masyarakat Desa Oelbiteno berfoto bersama usai evaluasi dampak program Listrik Desa (LISDES).

KABUPATEN KUPANG, nusalontar.com | Sinergi lintas sektor antara Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), serta Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang terus diperkuat demi mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di perdesaan. Komitmen ini diwujudkan melalui kunjungan lapangan bersama ke Desa Oelbiteno, Dusun Oelhue, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, pada Kamis (23/07).

Kunjungan tersebut bertujuan mengevaluasi dampak beroperasinya program Listrik Desa (LISDES) yang telah menyala sejak 12 Juni 2026, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung guna merencanakan pembangunan infrastruktur yang terpadu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dusun Oelhue berjarak sekitar 30 kilometer dari ibu kota Kabupaten Kupang dan menjadi salah satu lokasi prioritas pembangunan jaringan listrik perdesaan PLN di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kini pada 2026, desa tersebut telah menikmati akses listrik secara menyeluruh. Kehadiran aliran listrik ini tidak hanya membuka akses energi, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup serta mendorong pertumbuhan sektor lainnya.

Kegiatan evaluasi yang dipusatkan di Gereja GMIT Efrata Oelhue ini dihadiri oleh jajaran kementerian dan instansi terkait, di antaranya Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Kementerian PPN/Bappenas; Ketua Tim Akselerasi Infrastruktur Mobile Broadband Kementerian Komunikasi dan Digital; Analis Kebijakan Ahli Muda Kementerian ESDM; Dinas ESDM Provinsi NTT; Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT; Bapperida Provinsi NTT; Bapperida Kabupaten Kupang; serta jajaran PT PLN (Persero) UIW NTT beserta tokoh masyarakat setempat.

Selain memantau dampak positif jaringan listrik setelah satu bulan beroperasi, peninjauan ini juga mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur lanjutan, mulai dari perluasan jaringan telekomunikasi, penyediaan air bersih, hingga bantuan sambungan listrik gratis bagi keluarga kurang mampu.

Manager UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menegaskan bahwa keberhasilan melistriki Dusun Oelhue merupakan hasil kolaborasi erat antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Proses pembangunan jaringan LISDES ini penuh tantangan, namun berkat dukungan semua pihak dan semangat warga Desa Oelbiteno, segala hambatan dapat teratasi. Masyarakat terlibat aktif sejak awal, mulai dari pembersihan Right of Way (ROW) hingga mendampingi pengerjaan di lapangan,” ujar Koko.

Dalam sesi dialog, aspirasi masyarakat disampaikan langsung oleh Kepala Desa Oelbiteno, Heskial Naben; Camat Fatuleu Tengah, Gratia Rawis; serta perwakilan GMIT Efrata Oelhue, Selviana Wah. Usulan utama yang mengemuka mencakup dukungan pemasangan listrik gratis bagi 26 keluarga kurang mampu, penguatan jaringan telekomunikasi yang masih terbatas, serta peningkatan sarana air bersih.

Camat Fatuleu Tengah, Gratia Rawis, menekankan pentingnya konektivitas komunikasi untuk menunjang aktivitas warga pascamasuknya listrik.

“Kehadiran listrik membawa perubahan nyata bagi masyarakat. Harapan kami, infrastruktur pendukung seperti sinyal telekomunikasi dan air bersih dapat segera menyusul agar warga menikmati layanan dasar secara utuh,” jelas Gratia.

Menanggapi aspirasi tersebut, Direktur Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa Kementerian PPN/Bappenas, Yusuf Suryanto, menyatakan bahwa masuknya listrik ke Dusun Oelhue adalah titik awal bagi percepatan pembangunan desa secara menyeluruh.

“Kami bersyukur masyarakat Dusun Oelhue kini bisa menikmati listrik setelah penantian panjang. Listrik adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur lanjutan berjalan searah dengan kebutuhan warga,” kata Yusuf.|

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa ketersediaan listrik merupakan pintu masuk menuju pemerataan pembangunan yang lebih luas.

“PLN meyakini listrik bukan sekadar menghadirkan energi, tetapi juga membuka akses pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga transformasi digital. Oleh karena itu, keberhasilan melistriki Desa Oelbiteno harus ditindaklanjuti dengan sinergi erat antarpemangku kepentingan demi mewujudkan desa yang maju, produktif, dan berdaya saing,” tutur Eko.

Melalui kerja sama terintegrasi antara kementerian, PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan di Desa Oelbiteno diharapkan terus berlanjut. Langkah awal penyediaan listrik ini diproyeksikan dapat mempercepat pemerataan infrastruktur serta membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kupang dan Nusa Tenggara Timur secara berkelanjutan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *