Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Perkuat Pertahanan Kelistrikan Sistem Timor

200
Editor: Joe Radha
IMG-20260728-WA0000
Tim PLN UP2B NTT menguji sistem panel Adaptive Defense Scheme (ADS) untuk menjaga keandalan sistem transmisi dan meminimalkan risiko gangguan

KUPANG, nusalontar.com | PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Nusa Tenggara Timur melaksanakan pemeliharaan sistem Adaptive Defense Scheme (ADS) dan Master Trip pada Sistem Timor. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (24/07).

Pemeliharaan ini melingkupi empat Gardu Induk (GI) utama, yaitu GI Maulafa, GI Tenau, GI Bolok, dan GI Panaf. Pemeliharaan difokuskan untuk memastikan sistem proteksi transmisi beroperasi secara optimal dalam mengantisipasi potensi gangguan yang berisiko memicu pemadaman meluas (blackout).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Pemeliharaan berkala ini merupakan bagian dari strategi preventif PLN dalam menjaga stabilitas kelistrikan di Pulau Timor. Melalui pengujian terukur pada ADS dan Master Trip, PLN memastikan seluruh perangkat proteksi merespons gangguan secara cepat, akurat, dan terkoordinasi demi menjaga kontinuitas pasokan listrik ke masyarakat.

Pekerjaan pengujian fungsi proteksi tersebut dilaksanakan langsung oleh Tim Fasilitas Operasi PLN UP2B NTT sesuai standar operasional baku (SOP), guna memastikan seluruh perangkat bekerja presisi sesuai desain sistem jaringan transmisi.

PLH Manager PLN UP2B NTT, Aditya Lanang Estu, menjelaskan bahwa pemeliharaan sistem ADS merupakan agenda rutin yang sangat krusial di tengah pertumbuhan konsumsi listrik yang terus meningkat.

“Pemeliharaan Adaptive Defense Scheme adalah bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk memastikan sistem proteksi bekerja optimal. Dengan sistem yang tangguh, kami dapat memitigasi potensi gangguan teknis maupun cuaca ekstrim, sehingga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Pulau Timor tetap terjaga,” ujar Aditya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa keandalan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan pembangkit dan jaringan, tetapi juga pada keandalan sistem proteksi yang responsif.

“Keandalan pasokan listrik adalah prioritas utama PLN. Melalui pemeliharaan sistem ADS dan Master Trip, kami memperkuat sistem pertahanan kelistrikan di Pulau Timor. Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta menyukseskan berbagai agenda nasional, khususnya peringatan HUT ke-81 RI,” tegas Eko.

Ia menambahkan, penguatan sistem proteksi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Melalui pemeliharaan ini, PLN optimistis sistem kelistrikan Pulau Timor semakin tangguh. Sistem proteksi yang optimal diharapkan dapat meminimalkan dampak gangguan, mempercepat proses pemulihan (recovery), serta menjamin pasokan listrik yang aman, stabil, dan berkelanjutan bagi sektor rumah tangga, fasilitas umum, hingga industri.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *