Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jasa Raharja Perkuat Sinergi dengan Polda NTT dalam Rakernis Fungsi Teknis Lalu Lintas Tahun 2026

200
Editor: Joe Radha

KUPANG, nusalontar.com | Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Teknis Lalu Lintas Polda NTT Tahun 2026 di Ballroom Hotel Harper, Kupang, Rabu (21/10/2026).

Melalui forum tersebut, Jasa Raharja mendorong penguatan koordinasi lintas instansi untuk mencegah kecelakaan, mengurangi fatalitas, serta meningkatkan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Rakernis tersebut dihadiri Kapolda dan Wakapolda NTT, para kepala satuan dan kepala unit lalu lintas di wilayah NTT, serta jajaran Jasa Raharja NTT. Turut hadir perwakilan Badan Pendapatan dan Aset Daerah, Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTT, Sumantri Muhammad Baswan, menyampaikan bahwa upaya meningkatkan keselamatan perlu mencakup pencegahan kecelakaan dan penanganan korban. Edukasi keselamatan serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Baca Juga:
Kado Hari Kesaktian Pancasila, PLN Selesaikan Pembanguan Jaringan Listrik Untuk 33 KK di Desa Runut, Sikka

Menurutnya, kerja sama Jasa Raharja dan Direktorat Lalu Lintas Polda NTT perlu terus diperkuat melalui pemanfaatan data kecelakaan. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi lokasi rawan dan faktor penyebab kecelakaan sehingga langkah pencegahan maupun penanganannya lebih tepat sasaran.

Selain pencegahan, kata dja, koordinasi antara kepolisian, Jasa Raharja, dan fasilitas pelayanan kesehatan diperlukan untuk mendukung pelayanan kepada korban secara cepat dan tepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Koordinasi ini diharapkan membantu korban memperoleh pelayanan yang dibutuhkan. Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTT juga menekankan bahwa keberhasilan kerja sama antarinstansi perlu dilihat dari kualitas pelayanan kepada korban serta hasil upaya pencegahan kecelakaan dan pengurangan fatalitas. Karena itu, edukasi keselamatan dan penanganan titik rawan kecelakaan perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait.

Melalui Rakernis ini, Jasa Raharja NTT berharap koordinasi lintas instansi dapat ditindaklanjuti dengan program keselamatan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan memperkuat pencegahan kecelakaan sekaligus meningkatkan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.***

Baca Juga:
Buka Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Melki Tegaskan Fokus Pembangunan pada SDM, Hilirisasi Ekonomi, dan Pemerataan Infrastruktur

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *