Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Senyum Jemaat GMIT Arit Oelam di TTS: Rumah Ibadah Makin Nyaman Berkat Kepedulian Perokris Lewat Program PLN Peduli

200
Editor: Joe Radha
Foto bersama perwakilan Perokris PLN dengan jemaat GMIT Arit Oelam usai penyerahan bantuan pembangunan dan renovasi rumah ibadah melalui program PLN Peduli di Desa Manufui, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

TTS, nusalontar.com | Timor Tengah Selatan, 5 November 2026 – Kebahagiaan kini dirasakan oleh 53 kepala keluarga (KK) jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Mata Jemaat Arit Oelam, Desa Manufui, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Melalui program PLN Peduli, PT PLN (Persero) lewat Persekutuan Rohani Kristen (PEROKRIS) PLN menyalurkan bantuan dana untuk mendukung pembangunan dan renovasi rumah ibadah mereka agar menjadi lebih layak dan nyaman.

Bantuan yang disalurkan pada Rabu (4/11/2026) ini menjawab kerinduan jemaat akan fasilitas peribadatan yang lebih memadai. Selama ini, rumah ibadah memiliki peran yang sangat krusial bukan hanya sebagai tempat memuji Tuhan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, pelayanan, serta pengikat kebersamaan sosial antarwarga di tengah keterbatasan fasilitas yang ada.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Perwakilan GMIT Mata Jemaat Arit Oelam, Pdt. Abriana Ratu, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam atas uluran tangan dari PLN. Bagi jemaat, kehadiran bantuan ini membawa angin segar untuk mewujudkan impian memiliki gereja yang lebih layak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT PLN (Persero) atas bantuan yang diberikan kepada jemaat GMIT Mata Jemaat Arit Oelam. Dukungan ini tentu menjadi hal yang sangat berarti bagi kami dalam mewujudkan pembangunan dan renovasi gereja. Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga rumah ibadah ini semakin mendukung kenyamanan aktivitas peribadatan dan pelayanan bagi seluruh jemaat,” ungkap Pdt. Abriana penuh syukur.

Di sisi lain, komitmen PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penyaluran energi listrik semata, melainkan juga merangkul sisi sosial dan spiritual kehidupan warga. Manager ULP Soe, Immer R. Pakpahan, menegaskan bahwa kepedulian sosial adalah bagian dari napas perusahaan dalam membersamai denyut nadi masyarakat di wilayah operasionalnya.

“Bagi PLN, kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi listrik, tetapi juga bagaimana kami dapat mengambil bagian dalam mendukung kebutuhan sosial masyarakat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat turut merawat keberadaan fasilitas rumah ibadah yang menjadi pusat kedamaian dan kehidupan rohani masyarakat,” ujar Immer.

Senada dengan hal tersebut, Manager UP3 Kupang, Nikolas Denis Adrian, menambahkan bahwa program PLN Peduli dirancang untuk memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam mempererat kebersamaan dan merajut hubungan baik di NTT.

“Melalui program PLN Peduli, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PLN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami berharap bantuan pembangunan dan renovasi GMIT Mata Jemaat Arit Oelam ini tidak hanya menunjang kenyamanan jemaat dalam beribadah, tetapi juga semakin mempererat ikatan kekeluargaan antara PLN dan masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan,” tutup Denis.

Melalui langkah nyata ini, PLN membuktikan bahwa terang kasih perusahaan tidak hanya menyala melalui deretan lampu dan kabel listrik di rumah-rumah warga, tetapi juga melalui kehangatan kepedulian yang menghidupkan harapan di setiap sudut rumah ibadah pelosok negeri.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NusaLontar.Com

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *